UNAIR Executive Education

✨Frequently Asked Question✨

Pertemuan 4

Nama Lengkap Pertanyaan Jawaban
Suryantono_DesaBuniayu_Banten Tidak meratanya Infrastruktur menjadikan kendala dalam mengembangkan desa digital, kendala klasik seperti ini akan terus menjadi salah satu kendala tidak berkembangnya desa terutama bumdes. Bagaimana supaya infrastruktur digitalisasi bisa merata demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia? Agar infrastruktur digitalisasi merata dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia, perlu: Kolaborasi lintas sektor – Pemerintah, BUMN seperti BRI, dan swasta membangun akses internet dan layanan digital di desa. Pemanfaatan platform digital – Gunakan aplikasi seperti PARI untuk transaksi, pencatatan, dan pembiayaan usaha desa. Peningkatan literasi digital – Latih perangkat desa dan pelaku BUMDes agar mampu menggunakan teknologi. Pemetaan dan insentif – Petakan kebutuhan digital desa dan beri insentif bagi pembangunan infrastruktur di wilayah 3T.
Iman_DesaMargamukti_JawaBarat bumdes kami ditekankan oleh kepala Desa : 1. bumdes tidak boleh menjadi pesaing usaha warga yang sejenis 2. dibebani program prioritas desa, artinya harus sinkron dengan program desa. seperti pengurangan kemiskinan dan pengangguran, penciptaan usaha2 baru untuk masyarakat. pertanyaan : Apakah bumdes harus 100% profit oriented atau bumdes lebih orientasi kepada kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dengan mendukung dan sinkron dengan program pemerintah desa? orientasi BUMDes idealnya tidak harus 100% profit oriented, tetapi lebih mengarah pada kesejahteraan masyarakat dan sinkronisasi dengan program prioritas desa. Aplikasi seperti PARI (Pasar Rakyat Indonesia) yang diinisiasi oleh BRI menjadi contoh bagaimana teknologi dan layanan keuangan digital dapat membantu pelaku usaha desa tanpa menciptakan persaingan langsung, justru memperkuat ekosistem usaha lokal—misalnya dengan mendukung petani, pengepul, dan pedagang melalui akses pembiayaan dan pemasaran2025 Materi PARI For Ek…. BUMDes dapat berperan sebagai: Fasilitator usaha warga (bukan pesaing), dengan menyediakan akses digital, distribusi, atau pembiayaan. Mitigasi kemiskinan dan pengangguran, dengan membuka peluang usaha melalui pemanfaatan platform seperti PARI. Katalisator ekonomi desa yang terintegrasi dalam kebijakan pembangunan desa. Kesimpulan: BUMDes sebaiknya berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi desa secara kolektif, bukan semata mengejar laba. Profit penting untuk keberlanjutan, tetapi tujuan utamanya adalah kemakmuran bersama dan mendukung visi pembangunan desa.
Budi Wulandari_DesaKrembangan_DirekturBUMDes tadi disebutkan bahwa ada 7 penyebab utama BUMdes itu gagal, lalu langkah stategi apa yang bisa dilakukan supaya kegagalan terbut tidak terjadi, dan element siapa saja yang perlu dilibatkan supaya harapan BUMdes menjadi sarana pemberdayaan masyarakat tersebut bisa terwujud? Untuk mencegah kegagalan BUMDes, langkah strategis yang bisa dilakukan antara lain: 1. Rencana usaha yang matang dan sesuai kebutuhan warga. 2. Pilih usaha yang mendukung, bukan bersaing dengan warga, seperti jadi distributor lewat platform digital (misal PARI). 3. Rekrut SDM kompeten dan berikan pelatihan rutin. 4. Kelola keuangan secara transparan dan digital. 5. Sinkronkan usaha BUMDes dengan program prioritas desa (pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja). 6. Lakukan evaluasi berkala untuk perbaikan. 7. Gunakan teknologi untuk efisiensi dan perluasan pasar. Elemen yang perlu dilibatkan: 1. Pemerintah Desa 2. Pengelola dan Pengawas BUMDes 3. Masyarakat 4. Mitra (seperti BRI/PARI) 5. Pendamping dan akademisi 6. Tujuannya: Agar BUMDes benar-benar jadi sarana pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat
Desa Yehembang kangin _ BumDes Abdi rahayu _ BO Negara bagai mana cara ,platform digital dapat meningkatkan penjualan produk desa unggulan ? misal melalui promosi produk dengan layanan pelanggan yang lebih baik dan secara online seperti melalui marketplace atau platform lain Platform digital seperti PARI dapat meningkatkan penjualan produk desa unggulan dengan cara: 1. Promosi Lebih Luas Produk bisa dikenal secara nasional melalui marketplace digital. 2. Transaksi Mudah dan Cepat Pembeli dan penjual cukup pakai aplikasi, tanpa harus bertemu langsung. 3. Layanan Pelanggan Online Bisa melayani pertanyaan, pemesanan, dan komplain langsung lewat aplikasi. 4. Akses Pembiayaan dan Pencatatan Pelaku usaha bisa dapat dana talangan dan pencatatan keuangan otomatis2025 Materi PARI For Ek…. Dengan begitu, produk desa lebih mudah dijual, jangkauan pasar lebih luas, dan pelayanan lebih profesional.
Ilham Fadilah _Desa Cisurat_Direktur bumdes bagaimana mengsinergikan koperasi merah putih dan bumdesa Untuk menyinergikan Koperasi Merah Putih dan BUMDesa, langkah yang dapat dilakukan: 1. Bagi Peran Secara Jelas Koperasi fokus pada anggota (usaha simpan pinjam, layanan anggota), BUMDesa fokus pada layanan ekonomi desa secara umum. 2. Kolaborasi Usaha Misalnya, Koperasi menjadi penyedia bahan baku/usaha, BUMDesa jadi distribusi dan pemasaran lewat platform seperti PARI2025 Materi PARI For Ek…. 3. Saling Dukung Modal dan Akses Pasar BUMDesa bisa bantu perluas pasar dan akses teknologi digital, koperasi bisa bantu pembiayaan anggota. 4. Satu Visi Pembangunan Desa Keduanya harus sinkron dengan program desa untuk kesejahteraan bersama. Tujuannya adalah untuk meningkatkan ekonomi desa secara kolektif tanpa tumpang tindih.
Machkur_DesaSialangPanjang_SekretarisBUMDesa izin bertanya pak kami didesa sialang panjang masi terkendala dengan jaringan, dan kami masih mengalami kesenjangan dibidang teknologi, bagaiman kami bisa mengatasi kesenjangan tersebut? karena potensi desa kami dibidang pertanian juga pak, kamimasih bingung bagaimana strategi pemasaran nya Untuk mengatasi kesenjangan teknologi dan jaringan di Desa Sialang Panjang, serta memasarkan hasil pertanian: Ajukan dukungan infrastruktur Minta bantuan ke pemerintah atau BUMN seperti BRI untuk dukungan jaringan dan digitalisasi, contohnya lewat program PARI2025 Libatkan BUMDes sebagai perantara BUMDes bisa membantu pemasaran dan menjual produk pertanian desa melalui platform digital. Mulai dari yang sederhana Gunakan WhatsApp, Facebook, atau marketplace lokal untuk promosi hasil pertanian. Belajar dari pelatihan digital Adakan pelatihan teknologi dasar bagi petani dan pengurus desa agar siap memanfaatkan platform digital.
Anonymous participant Bumdes sejahtera jalancagak : 1. Penyertaan modal dari DD untuk bumdes apakah dikenakan pajak, jika dikenakan pajak berapa persen ? 2. Koperasi merah putih dan bumdes memiliki badan hukum yang sama atau berbeda? Mohon dijelaskan dengan detail dan lengkap 1. Penyertaan modal dari Dana Desa tidak langsung dikenakan pajak, karena sifatnya sebagai transfer investasi pemerintah desa ke BUMDes. Namun: BUMDes sebagai badan usaha tetap wajib membayar pajak atas penghasilan (keuntungan) yang diperoleh dari kegiatan usahanya. Besaran pajak penghasilan (PPh) yang dikenakan mengikuti ketentuan UMKM, yaitu 0,5% dari omzet bruto (untuk omzet sampai Rp 4,8 miliar per tahun sesuai PP 23/2018). 📌 Jadi, penyertaan modalnya tidak dipajaki, tetapi keuntungan usaha dari modal tersebut akan dikenai pajak sesuai ketentuan perpajakan BUMDes. 2. Berbeda. BUMDes memiliki badan hukum berbasis desa, diatur melalui Permendesa dan UU Desa, dengan pendaftaran melalui Kementerian Desa. Koperasi Merah Putih adalah koperasi berbadan hukum koperasi, diatur oleh Kementerian Koperasi dan UKM, sesuai UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
Muh.Darlin Arsyad_direktur_AMERTA JAYA_KEEROM_PAPU apakah bisa koprasi merah putih dan BUMDES bisa berjalan di satu menajemen kepengurusan, ? Secara hukum, Koperasi Merah Putih dan BUMDes tidak bisa berada dalam satu manajemen kepengurusan, karena: 1. Badan hukumnya berbeda: BUMDes di bawah Kemendesa, koperasi di bawah Kemenkop UKM. 2. Aturan organisasinya berbeda: BUMDes tunduk pada Perdes dan musyawarah desa, koperasi tunduk pada rapat anggota. Namun, keduanya bisa bekerja sama atau bersinergi, misalnya: 1. BUMDes sebagai mitra usaha koperasi. 2. Koperasi jadi pemasok, BUMDes jadi distributor atau sebaliknya. 📌 Kesimpulan: Tidak bisa satu manajemen, tapi bisa kolaborasi usaha.
Desa Yehembang kangin _ BumDes Abdi rahayu _ BO Negara bagaimana cara mengoptimalkan kehadiran peluasan platform atau marketplace ( misalnya penggunaan konten ,interaksi dengan auidens atau penggunaan fiktur iklan lainya Untuk mengoptimalkan kehadiran di platform atau marketplace seperti PARI, berikut langkah singkat yang bisa dilakukan: 1. Buat konten menarik Tampilkan foto produk yang jelas, deskripsi yang singkat tapi informatif, dan cerita asal-usul produk desa. 2. Interaksi aktif dengan audiens Balas pertanyaan dan ulasan dengan cepat agar pelanggan merasa dilayani dengan baik. 3. Gunakan fitur iklan di platform Manfaatkan fitur promosi atau iklan berbayar untuk menjangkau lebih banyak pembeli potensial. 4. Konsisten dan update rutin Upload produk baru secara berkala, update stok, dan beri info promo agar toko terlihat aktif.
Budi Wulandari_DesaKrembangan_DirekturBUMDes Adakah pelatihan atau pendampingan lanjutan bagi pengguna baru platform PARI agar tidak hanya bisa mengakses tapi juga mengoptimalkannya secara maksimal? Bagaimana platform PARI mendorong keterlibatan perempuan, pemuda, dan kelompok rentan lainnya dalam pengembangan pasar digital? Apakah platform PARI juga mendukung produk-produk berbasis budaya lokal berbasis UMKM agar lebih dikenal pasar nasional atau internasional? 1. Ya, ada pendampingan dari BRI dan tim PARI, agar pengguna baru tidak hanya bisa mengakses, tapi juga mengoptimalkan fitur transaksi, pencatatan, dan pembiayaan 2. PARI terbuka untuk semua pengguna yang memiliki usaha, termasuk perempuan, pemuda, dan kelompok rentan. Mereka bisa mengakses pasar dan pembiayaan tanpa syarat jaminan, asal aktif di platform. 3. Ya, PARI mendukung produk UMKM berbasis lokal dan budaya desa agar dikenal lebih luas melalui fitur marketplace, transaksi digital, dan pencatatan yang memudahkan akses ke pasar nasional, bahkan peluang ekspor.
Irpan_Desa Ciputri 1. izin pak, untuk aplikasi pari, sudah berapa total transaksi per bulannya? 2. Untuk mendapatkan faslitas pinjaman di aplikasi pari, apakah syarat2nya pak agus? 1. Total Transaksi per Bulan di Aplikasi PARI: Tidak disebutkan secara spesifik per bulan, tapi hingga 31 Desember 2024, total GMV (Gross Merchandise Value) di aplikasi PARI telah mencapai Rp 52,1 triliun dengan 103.186 pengguna 2. Syarat Mendapatkan Fasilitas Pinjaman di PARI: Sudah menjadi pengguna PARI minimal 3 bulan Sudah pernah bertransaksi di aplikasi Merupakan pelaku usaha di ekosistem komoditas PARI Telah menjadi nasabah BRI (memiliki simpanan atau pinjaman) Memiliki NIK dan NPWP
BUMDES RAMBAH MUDA JAYA_andrian budi pratomo kanit bumdes izin bertanya pak,,bagaimana cara pemanfaatan aplikasi PARI untuk UMKM yg belum memliki catatam keuangan di bri,di desa kami rambah muda banyak sekali usaha umkm,dari andrian bumdes rambah muda jaya Untuk UMKM di Desa Rambah Muda yang belum punya catatan keuangan di BRI, aplikasi PARI bisa dimanfaatkan sebagai solusi awal pencatatan dan akses pasar, dengan langkah berikut: 1. Daftar dan transaksi di aplikasi PARI UMKM bisa mulai jual beli komoditas melalui PARI, semua transaksi akan otomatis tercatat secara digital. 2. Gunakan fitur pencatatan keuangan Setiap transaksi di PARI akan membentuk histori keuangan yang rapi dan bisa digunakan sebagai dasar untuk evaluasi usaha. 3. Bangun riwayat kredit digital Dengan rutin bertransaksi, UMKM akan punya rekam jejak yang bisa dinilai BRI untuk akses pembiayaan, bahkan tanpa agunan. 4. BUMDes bisa jadi pendamping BUMDes Rambah Muda Jaya dapat membantu UMKM mendaftar, menggunakan aplikasi, dan mengakses fitur seperti dana talangan hingga Rp 1 M
Machkur_DesaSialangPanjang_SekretarisBUMDesa setelah saya membuka aplikasi nya, apakah aplikasi masihdalam tahap pengembangan? karena sepertinya untuk memsan masih belum bisa. terkait fitur aplikasi mungkin sudah dilihat dari user interface nya sudah cukup baik , tetapi apakah aplikasi ini bisa bersaing dengan marketplace yang sudah ada? saya kira aolikasi ini sangat baik untuk membantu umkm Berdasarkan referensi, aplikasi PARI sudah aktif dan berjalan, namun bisa jadi beberapa fitur seperti pemesanan masih dalam pengembangan atau perbaikan teknis. Dari sisi user interface dan integrasi dengan layanan BRI, PARI unggul karena: 1. Fokus pada komoditas desa (pertanian, peternakan). 2. Tersedia fitur pencatatan keuangan dan dana talangan hingga Rp 1 miliar
Aprindomansyah_Desa Lalang Sembawa_Sekretaris BUMDes Aprindomansyah_Desa Lalang Sembawa_Sekretaris BUMDes Bagaimana bentuk kerjasama PARI untuk komoditas perkebunan di pasar lokal? Kerja sama PARI untuk komoditas perkebunan di pasar lokal dilakukan melalui: 1. Marketplace digital Petani atau pelaku usaha bisa menjual hasil perkebunan langsung lewat aplikasi PARI, tanpa perantara. 2. Pencatatan transaksi otomatis Semua jual beli tercatat rapi, memudahkan pelaporan dan akses pembiayaan. 3. Dana talangan tanpa jaminan Pelaku usaha bisa ajukan kredit modal hingga Rp 1 miliar untuk beli atau kirim komoditas2025 Materi PARI For Ek…. 4. Distribusi dan logistik terintegrasi Komoditas bisa dikirim langsung ke pembeli besar, termasuk antar daerah.
Aprindomansyah_Desa Lalang Sembawa_Sekretaris BUMDes apakah aplikasi PARI dapat membantu ekspor komoditas Perkebunan? Betull, aplikasi PARI dapat membantu ekspor komoditas perkebunan secara tidak langsung dengan cara: 1. Memperluas jangkauan pasar nasional, termasuk ke pembeli besar yang punya akses ekspor. 2. Menyediakan pencatatan transaksi digital yang dapat jadi bukti legalitas dan kelayakan usaha untuk syarat ekspor. 3. Mempermudah akses pembiayaan, seperti dana talangan hingga Rp 1 miliar, untuk memenuhi permintaan dalam skala besar2025.
Ilham Fadilah _Desa Cisurat_Direktur bumdes saya bumdesa wibwa mukti cisurat desa cisurat ..sudah menjdai agen brilink 4 tahun kelas jawara apakah bisa meminjam dana talanagan untuk para petani di desa saya kebetulan desa kami bergerak di pertanian dan perikanan ….. Bumds kami sudah nermitr dengan BRI Selama 4 tahun Agen BRILink kelas Jawara seperti Anda bisa mengajukan dana talangan, asalkan: 1. Sudah menjadi pengguna aplikasi PARI minimal 3 bulan, 2. Sudah aktif bertransaksi di PARI, 3. Merupakan pelaku usaha dalam ekosistem komoditas (pertanian atau perikanan), 4. Terdaftar sebagai nasabah BRI dan memiliki NIK & NPWP
Aprindomansyah_Desa Lalang Sembawa_Sekretaris BUMDes Apa beda aplikasi PARI dengan aplikasi marketplace lainnya? Perbedaan utama aplikasi PARI dibanding marketplace lainnya: 1. Fokus pada komoditas desa PARI khusus untuk jual beli hasil pertanian, peternakan, dan perkebunan desa. 2. Terintegrasi dengan BRI Mendukung pencatatan keuangan otomatis dan akses dana talangan hingga Rp 1 miliar tanpa jaminan 3. Dukungan langsung ke UMKM desa Dirancang untuk mendukung ekosistem ekonomi rakyat, bukan hanya jual beli biasa.
Fahrudin_Parakan_DirekturBumdes ijin bertanya bapak, kami dari Bumdes Karya Muda Mandiri, Parakan Kab. Majalengka pertanyaannya : apakah yang membeli komoditas tersebut harus daftar di aplikasi pari, berarti kalau non pengguna tidak bisa menggunakan/membeli produk di pari Ya, pembeli harus daftar di aplikasi PARI untuk bisa membeli komoditas di dalamnya. Non-pengguna tidak bisa bertransaksi, karena semua proses jual beli, pencatatan, dan pembayaran dilakukan langsung di dalam aplikasi untuk keamanan dan transparansi
Dardi Suhendar_Marga Jasa_Sekretaris Desa Saya Dari BUMDesa Sekar Jaya Desa Marga Jasa Kec Sragi Kab Lampung Selatan ijin bertanya 1. Adakah Program Simpan Pinjam dari BRI yang dapat bekerja sama dengan BUMDesa 2. Adakah Program Penyertaan Modal untuk BUMDesa dari BRI 1. Iya ada. BRI memiliki program pembiayaan seperti Dana Talangan melalui aplikasi PARI, yang bisa diakses oleh pelaku usaha desa termasuk BUMDes, tanpa jaminan dan dengan plafon hingga Rp 1 miliar 2. BRI tidak memberikan penyertaan modal langsung, tetapi memberikan akses ke pembiayaan dan dukungan digitalisasi usaha, termasuk pencatatan keuangan dan marketplace melalui platform seperti PARI.
Budi Wulandari_DesaKrembangan_DirekturBUMDes apakah pihak penjual ada target penjualan tiap bulannya sehingga dipercaya mengakses dana talangan? Tidak ada target penjualan khusus setiap bulan, tapi penjual harus aktif bertransaksi di aplikasi PARI minimal 3 bulan untuk bisa mengakses dana talangan. Penilaian kelayakan dana talangan didasarkan pada skor transaksi, simpanan, pinjaman, dan histori aktivitas di PARI, bukan dari target omset bulanan

Semoga informasi ini membantu, Bapak/Ibu 🙏🏻
Jika masih ada pertanyaan, silakan hubungi admin melalui WA berikut: