| No. |
| 1 |
Desa Tualang_Bumdes Tulang Jaya_Riau |
Mana yg lebih Utama pak dalam membuat dan Menentukan Usaha yang akan d buat Sumber Daya Alam,SDM,atau Target Pasar ? |
kesuksesan bergantung kepada pengelolaan dari SDM bagaimana memanfaatkan peluang, banyak desa yang memiliki sumber daya yang melipah namun SDM belum cukup diberikan ilmu dan penerapanya, SDM perlu memliki mindset dan mental yang kuat sebelum menerima ilmu untuk mengembangkan sumber daya. |
| 2 |
Desa banyuurip_Bumdes Tirta Gesang_Jatim |
Izin Bertanya Dari Desa Banyuurip Bumdes Tirta Gesang Jawa Timur Apakah ada contoh nyata BUMDes yang berhasil berkembang pesat karena penguatan mindset integratif? |
Ya. Salah satu contoh nyata adalah BUMDes yang berhasil mengubah cara pikir dari “pengelola dana” menjadi “penggerak usaha bersama” melalui kolaborasi lintas sektor. Misalnya, BUMDes yang mengembangkan wisata air bekerja sama dengan komunitas pemuda dan pelaku kuliner lokal, bukan hanya mengandalkan aset desa. Penguatan mindset integratif—yaitu berpikir lintas sektor, terbuka pada mitra, dan fokus pada nilai tambah—menjadi kunci percepatan pertumbuhan usaha. |
| 3 |
Desa Lukrejo_Bumdes Rejomulyo Abadi_Jatim |
1. Bagaimana mengelola ketahanan pangan dalam bidang pertanian padi dan ikan? |
hal terpenting dalam awala usaha untuk bumdes adalah melakukan validasi ide terlebih dahulu seteleh itu melakukan validasi, suvey dan perencanaan dan melakukan uji konsumen secara kecil, setelah hasilnya baik bisa melanjutkan proses bisnis yang lebih baik. indikator keberhasilan dari bisnis tersebut tidak hanya suka dengan produk tapi bangga dengan produk tersebut. |
| 4 |
PANDANARUM_BUMI PERTIWI_JAWA TIMUR |
Apa indikator keberhasilan yang bisa digunakan untuk menilai perubahan mindset kewirausahaan di BUMDes dan KDMP? |
Indikator utamanya bukan hanya peningkatan pendapatan, tetapi juga: 1. Kemampuan berpikir kreatif dan problem solving (melihat masalah sebagai peluang). 2. Perubahan perilaku kerja tim: lebih proaktif, kolaboratif, dan berbasis data pasar. 3.Adanya diversifikasi usaha dan kolaborasi baru yang muncul dari inisiatif lokal, bukan instruksi atasan. Jika ketiga hal ini tumbuh, berarti mindset kewirausahaan sudah terbentuk secara nyata. |
| 5 |
Desa Wanogarawetan_Bumdes Banyu Mili Sejahtera_Jateng |
Bagaimana rencana strategi yang tepat bagi untuk usaha pariwisata yang ramai pada saat awal pembukaan dan menjadi semakin sepi pada hari-hari selanjutnya? |
hal pertama yang bisa dilakukan adalah penguatan mental dan mindset dalam keadaan tersebut untuk menentukan cara pelayanan yang baik selanjutnya, jika mindset dan mental yang bagus pada saat wisatawan berjumlah sedikit maka warga desa terdorong untuk melakukan diverifikasi usaha untuk meningkatkan sumber pendapatan lainnya. |
| 6 |
Desa Lopait_Bumdes Karya Mandiri Sejahtera_Jateng |
Pak Ijin bertanya, Bagaimana strategi pengembangan ekonomi desa dengan sumber daya alam terbatas, ketika sebagian besar sumber daya manusianya lebih memilih bekerja di sektor industri perkotaan (pabrik), sementara desa tersebut justru memiliki posisi strategis dekat dengan lokasi wisata dan kota, tetapi potensi lokalnya (pertanian, wisata, atau usaha mikro) semakin ditinggalkan? |
Indikator pertama adalah pertumbuhan dari tingkat kesejahteraan dan bisa dilihat seberapa potensi desa yang sudah termanfaatkan yang tercermin dari pemasukan bumdes yang dampaknya mensejahterakan masyarakat |
| 7 |
Desa Dempel_Bumdes Cipta Mandiri_Jatim |
ketika dalam membentuk maindset attitude karakter para petugas/pengurus/pengelola tersebut menemui kebuntuan, bagaimana langkah kita memecahkan masalah tersebut bapak?? terimakasih |
Hal yang dilakukan pertama kali adalah indentifikasi sumber daya yang dimiliki oleh desa, setelah mengetahui potensi desa bisa dilakukan kolaborasi secara vertikal maupun horizontal, namun tidak cukup disana karena untuk mengembangkan bisnis dan inovasi perlu berkolaborasi dengan pihak eksternal lainnya |
| 8 |
Bumdes Enggal Jaya Pekon_Jateng |
Izin bertanya dari bumdes Enggal jaya ,Lampung barat,kami mengelola usaha Budi daya ikan lele dengan system yumina ,oleh karena hasil Budi daya kami adalah ikan maka untuk kolaborasi kita butuh pembinaan apakah dinas perikanan bisa di jadikan saaaran kolaborasi |
Bisa sekali. Materi menekankan bahwa kolaborasi vertikal (antara desa dan instansi pemerintah) sangat disarankan. Dinas Perikanan dapat menjadi mitra pembinaan teknis, sedangkan BUMDes dan KDMP menjadi pelaksana bisnis dan distribusi hasil. Ini sejalan dengan prinsip “kolaborasi = akses sumber daya, jaringan, dan inovasi”. |
| 9 |
Desa Cikahuripan_Bumdes Cikahuripan_Jabar |
Izin bertanya bapak Narsum,kami dari Bumdes Cikahuripan kec klapanunggal kab.Bogor.Dalam hal kolaboratif,bisakah bumdes berkolaborasi dengan KDMP dalam tata kelola wisata desa mengingat permodalan Bumdes sangat terbatas dibandingkan dengan permodalan yang diperolah KDMP dengan mindset win-win thinking.Adakah landasan hukumnya? Terimakasih |
Bisa. Kolaborasi BUMDes–KDMP di sektor wisata diatur oleh Peraturan Menteri Desa No. 3 Tahun 2021 tentang BUMDes, yang membuka peluang kerja sama dengan koperasi dan pihak ketiga. Prinsip win-win thinking berarti kedua pihak berbagi peran: BUMDes mengelola aset dan masyarakat, sementara KDMP memperkuat modal, jaringan, dan pemasaran digital. |