UNAIR Executive Education

Difficult Conversations for Leaders

Mengelola Percakapan Sulit dengan Tegas, Empatik, dan Berorientasi Solusi

Workshop Difficult Conversations for Leaders dirancang untuk membekali para pemimpin dengan keterampilan komunikasi strategis dan kecerdasan emosional dalam menghadapi percakapan sulit—mulai dari feedback kinerja hingga konflik tim—secara terstruktur, profesional, dan menghasilkan kejelasan serta komitmen.

Peserta

*Kelas ini akan dijalankan bila minimal ada 25 peserta yang mendaftar.

Peserta

*Kelas ini akan dijalankan bila minimal ada 25 peserta yang mendaftar.

Difficult
Conversations

Biaya

Rp 600.000

Materi

Struktur Materi (9 Pertemuan):

  1. Fundamental Business & Organization Behavior

  2. Management Information System

  3. Financial & Investment Management

  4. Cost & Management Accounting

  5. Financial Reporting & Taxation

  6. Professional Ethics & Corporate Governance

  7. Internal Control, Audit & Risk Management

  8. Advance Management Accounting

  9. Strategic Management & Advance Financial Reporting

Setiap sesi dilengkapi dengan pre-test, post-test, dan pembahasan materi secara mendalam.

Geser

Dalam organisasi modern yang dinamis dan penuh tekanan kinerja, pemimpin tidak hanya dituntut mampu menyusun strategi dan mengambil keputusan, tetapi juga mampu menghadapi percakapan-percakapan sulit secara profesional dan konstruktif. Percakapan sulit (difficult conversations) sering muncul dalam konteks pemberian umpan balik kinerja, penanganan konflik tim, koreksi perilaku, penolakan usulan, hingga keputusan restrukturisasi. Sayangnya, banyak pemimpin cenderung menghindari percakapan sulit karena khawatir merusak hubungan, menurunkan motivasi, atau memicu konflik yang lebih besar. Padahal, penghindaran justru dapat memperburuk situasi, menciptakan miskomunikasi, menurunkan produktivitas, serta menggerus kepercayaan tim. Percakapan yang tidak ditangani dengan baik berpotensi menjadi risiko organisasi baik dari sisi kinerja, budaya kerja, maupun reputasi. Workshop Difficult Conversations for Leaders dirancang untuk membekali para pemimpin dengan keterampilan komunikasi strategis dan emosional yang dibutuhkan dalam menghadapi percakapan sulit secara terstruktur, tegas, empatik, dan berorientasi solusi. Melalui pendekatan praktis, studi kasus, dan simulasi, peserta akan belajar mengelola emosi, membangun psychological safety, serta menyampaikan pesan yang jelas tanpa kehilangan hubungan profesional.

Direksi dan Komisaris
General Manager / Senior Manager
Manager dan Assistant Manager
Supervisor / Team Leader
HR Business Partner
Pemimpin proyek dan functional leader

Program Difficult Conversations for Leaders

Rp 600.000 per orang.

*Sesuai dengan PP No 49 Tahun 2022 (atas Jasa Pendidikan) Lembaga AEEC telah dibebaskan PPN

Setelah mengikuti workshop ini, peserta diharapkan mampu:

“Setelah mengikuti workshop ini, peserta diharapkan mampu:
1. Memahami dinamika psikologis di balik percakapan sulit.
2. Mengidentifikasi risiko komunikasi yang berpotensi memperburuk konflik.
3. Menggunakan kerangka komunikasi yang terstruktur dan profesional.
4. Mengelola emosi diri dan lawan bicara secara efektif.
5. Menciptakan percakapan yang menghasilkan kejelasan, komitmen, dan solusi.”

Sesi 1 — Understanding Difficult Conversations (Konsep & Mindset)
a. Definisi dan jenis-jenis percakapan sulit dalam organisasi
b. Mengapa pemimpin cenderung menghindarinya
c. Dampak finansial dan budaya dari komunikasi yang buruk
d. Framework “Facts – Feelings – Future Focus”
e. Output: Peserta mampu memetakan jenis percakapan sulit yang paling sering terjadi di organisasinya.


Sesi 2 — Emotional Intelligence & Self-Regulation

a. Peran Emotional Intelligence dalam kepemimpinan
b. Trigger emosional dalam konflik
c. Teknik self-regulation saat menghadapi tekanan
d. Mengelola defensiveness dan resistance
Output: Peserta mampu mengendalikan respons emosional sebelum dan selama percakapan berlangsung.


Sesi 3 — Structured Communication Framework

a. Teknik menyampaikan feedback konstruktif (SBI Model / Situation-Behavior-Impact)
b. Teknik assertive communication (tegas tanpa agresif)
c. Active listening & reframing
d. Menjaga psychological safety dalam diskusi sensitif
Output: Peserta memiliki template komunikasi untuk percakapan sulit.


Sesi 4 — Managing Conflict & Resistance

a. Menghadapi penolakan dan reaksi emosional
b. Mengubah konflik menjadi kolaborasi
c. Teknik negosiasi berbasis kepentingan (interest-based conversation)
d. Menutup percakapan dengan komitmen dan rencana tindak lanjut
Output: Peserta mampu mengarahkan percakapan menuju solusi dan komitmen nyata.

Praktisi dan Dosen Universitas Airlangga

Modul pelatihan yang terupdate

Materi dan latihan soal

Sertifikat UNAIR yang diakui kualitasnya

Learning Management System (LMS) AMORA

Apakah Anda masih mempertimbangkan pilihan program yang akan diikuti? Lihat program di dalam Regular Programs , Non Regular Programs, atau silakan temukan pendidikan eksekutif lainnya dengan mengetik keyword pada kolom di bawah ini :